
“Bersama seksi aksi sosial Natal, kami wujudkan komitmen perhatian bagi kelompok rentan, salah satunya adalah para orang tua yang sudah lanjut usia ini. Bingkisannya mungkin tidak seberapa, akan tetapi perhatian kita sebagai sesama gereja itu yang diutamakan, supaya mereka tidak merasa ditinggalkan. Dengan aksi ini kita hadir bersama mereka, seturut semangat solidaritas Natal dalam pribadi Yesus yang segera kita rayakan kelahiran-Nya,”
Panitia Natal paroki Karot
Ruteng
(Komsos Karot) – Panitia Natal Wilayah
Nazareth Paroki St. Fransiskus Karot membagikan bingkisan Natal bagi orang
sakit dan para orang lanjut usia (Lansia) yang berada di wilayah tersebut,
Minggu (21/12/2025). Pembagian bingkisan ini merupakan wujud nyata dari
perhatian paroki bagi kelompok rentan yang berada di wilayah paroki Karot.
Ketua Panitia
Natal Wilayah Nazareth, Gregorius Gaguk yang menginisiasi pembagian bingkisan
Natal turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Bersama seksi
aksi sosial Natal, kami wujudkan komitmen perhatian bagi kelompok rentan, salah
satunya adalah para orang tua yang sudah lanjut usia ini. Bingkisannya mungkin
tidak seberapa, akan tetapi perhatian kita sebagai sesama gereja itu yang
diutamakan, supaya mereka tidak merasa ditinggalkan. Dengan aksi ini kita hadir
bersama mereka, seturut semangat solidaritas Natal dalam pribadi Yesus yang
segera kita rayakan kelahiran-Nya,” jelas Greg.
Para penerima
manfaat dari gerakan iman ini, lanjut Greg, berjumlah 11 orang Lansia yang
sudah lama menderita sakit. Mereka tersebar di beberapa KBG di Wilayah Nazareth
yakni di St. Padre Pio, St. Petrus, St. Yanuarius. St. Vitalis, dan St.
Valentine, tambahnya.
Pada tempat yang
sama, Ketua Wilayah Nazareth Sincletika S. Jehodi merasa gembira bisa bersama
umat dalam aksi solidaritas Natal ini. Menurutnya, materi bingkisan ini
seluruhnya merupakan swadaya dari umat wilayah Nazareth.
“Sejak awal
pembentukan panitia Natal, kami sudah merencanakan aksi konkrit. Jadi, selain
kita fokus mempersiapkan perayaan liturgi seperti koor, pembuatan kandang
Natal, sangat perlu untuk membagikan suka cita Natal ini bagi mereka yang
sangat membutuhkan perhatian dan cinta dari kita semua. Dengan gerakan kecil
ini, semoga saja mereka turut merasakan suka cita kelahiran Yesus Penebus di Hari
Natal tahun 2025 ini,” kata Since.
Paroki St.
Fransiskus Assisi Karot memang sangat gencar melakukan aksi sosial-karitatif
bagi kelompok rentan di seluruh wilayah paroki. Pastoral KBG yang dilakukan
selama ini bertujuan untuk memberdayakan umat, termasuk di dalamnya membangun
kepekaan melihat kondisi dan situasi yang dialami sesama umat dalam kelompok
basis.
Terkait dengan
gerakan iman sekaligus sosial yang selalu bertumbuh di wilayah parokinya, RP.
Bonivantura Y. Lelo, OFM, selaku pastor Paroki St. Fransiskus Assisi Karot menerangkan
bahwa gerakan iman seperti itu sangat penting.
“Saya senang
karena inisiatif seperti itu tumbuh dalam kesadaran umat. Itu berarti iman
tidak lagi diungkapkan dalam doa, tetapi juga menyata dalam kebersamaan yang
telah kita bangun. Kiranya, apa yang telah dibuat oleh wilayah Nazareth, tidak
semata semata sebagai kegiatan sosial, tetapi terlebih sebagai kegiatan iman.
Semoga niat-niat baik ini terus berlanjut,” kata Pater Bovan.