
Festival Maria Ratu Rosario Golo Curu 2024 merupakan kelanjutan dari dua edisi sebelumnya (2022, 2023). Karena Maria Ratu Rosario, yang dirayakan oleh Gereja pada 7 Oktober, menjadi pusat devosi dan kegiatan spiritual Festival Golo Curu, maka salah satu penciri Festival ini adalah prosesi Patung Maria Ratu Rosario. Prosesi berlangsung di 12 paroki.
Umat Paroki Karot menerima patung St. Maria Ratu Rosari dari Paroki Poco sekaligus sebagai pembukaan bulan Oktober sebagai bulan Rosario bagi umat Katolik dan pembukaan Festival Golo Curu bagi umat Katolik Keuskupan Ruteng.
Turnamen ini diselenggarakan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan peserta turnamen, meningkatkan kerja sama tim dan untuk menjalin persaudaraan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi orangtua, dewan paroki dan panitia perayaan untuk merencanakan dan menyapakati berbagai hal untuk kelancaran dan kesuksesan perayaan komuni pertama bagi anak-anak
Anak-anak dibekali pesan “tanam pohon untuk hidupku dan alam semesta”.
Seorang nabi adalah orang yang dipilih oleh Allah untuk mengungkapkan kasihNya. Nabi diutus untuk memberikan 'tanda' yaitu berupa mukjizat, nubuat, nasehat, peringatan dan seruan untuk bertobat.
Bapak, Ibu dan Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, Pada Renungan Harian Jumat 1 Maret 2024. Dalam Bacaan Injil Matius 21:33-43.45-46 hari ini mengisahkan tentang perumpamaan kebun anggur.
Engkau telah menerima segala yang baik, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita."