HAKIKAT SAKRAMEN MINYAK SUCI

Dengan pengurapan suci orang sakit dan doa para imam, seluruh Gereja menyerahkan orang sakit kepada Tuhan Yesus yang menderita dan yang dimuliakan agar Ia menghibur serta menyembuhkan mereka yang sakit.

Penerimaan sakramen minyak suci umat KBG St, Paskalis, Wilayah Betania, Paroki St. Fransiskus Asisi

                Dalam penghayatan iman katolik umat kadang menganggap sakramen perminyakan orang sakit sebagai suatu hal yang menakutkan. Padahal sakramen perminyakan adalah anugerah yang disiapkan untuk umat yang sedang mengalami sakit.



                Di dalam Kitab Suci, Rasul Yakobus menulis apa yang dikehendaki Tuhan, bila diantara kita ada yang sakit:(Yak. 5:14-15) “Baiklah memanggil para Imam Gereja, supaya mereka mendoakannya dan mengurapinya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan menabahkan dalam penderitaan; dan jika dia telah berbuat dosa maka dosanya akan diampuni.” Rasul Yakobus mengingatkan kita; bagaimana Tuhan ingin selalu hadir dalam setiap peristiwa kehidupan manusia.  Dengan pengurapan suci orang sakit dan doa para imam, seluruh Gereja menyerahkan orang sakit kepada Tuhan Yesus yang menderita dan yang dimuliakan agar Ia menghibur serta menyembuhkan mereka yang sakit.



                Dalam pengurapan seperti ini umat yang lain semestinya menunjukan solidaritas bersama. Umat satu KBG itu dikoordinasi oleh para pengurus diharapkan juga hadir dalam doa pengurapan ini sebagai wujud rasa solidaritasnya.



LINK TERKAIT