Yesus Sang Gembala Baik

Senin, 27 April 2026, Pekan IV Paskah, Bacaan I: Kis 11:1-18; Mazmur Tanggapan: Mzm 42:2-3;43:3.4; Bait Pengantar Injil: Yoh 10:14; Bacaan Injil: Yoh 10:11-18.

Bacaan I (Kis 11:1-18)

Jadi kepada bangsa-bangsa lain pun

Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.

 

Bacaan dari Kisah Para Rasul: 

Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah. Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan bersunat berselisih pendapat dengan dia. Kata mereka, "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka." Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, katanya:

 

"Ketika aku sedang berdoa di kota Yope, tiba-tiba rohku diliputi kuasa ilahi, dan aku melihat suatu penglihatan: Suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya diturunkan dari langit sampai di depanku. Aku menatapnya, dan di dalamnya aku lihat segala jenis binatang berkaki empat, binatang liar, binatang melata dan burung-burung.

 

Lalu aku mendengar suara berkata kepadaku: Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah! Tetapi aku berkata: Tidak, Tuhan, tidak! Belum pernah sesuatu yang haram dan tidak tahir masuk ke dalam mulutku. Akan tetapi untuk kedua kalinya  suara dari surga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!

Hal itu terjadi sampai tiga kali, lalu semuanya ditarik kembali ke langit. Dan saat itu juga tiga orang berdiri di depan rumah, di mana kami menumpang; mereka diutus kepadaku dari Kaisarea. Lalu kata Roh kepadaku: Pergilah bersama mereka dengan tidak bimbang! Dan keenam saudara ini menyertai aku. Kami masuk ke dalam rumah Kornelius, perwira Romawi itu, dan ia menceriterakan kepada kami, bagaimana ia melihat seorang malaikat berdiri di dalam rumahnya dan berkata kepadanya: Suruhlah orang ke Yope untuk menjemput Simon yang disebut Petrus. Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.

 

Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita. Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus. Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?"

 

Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya, "Jadi kepada bangsa-bangsa lain pun Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."

Demikianlah sabda Tuhan.

 

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 42:2-3;43:3.4)

Refren: Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup!

 

*Seperti rusa merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

*Suruhlah terang dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-gunung yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!

*Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

 

 

Bait Pengantar Injil (Yoh 10:14)

Akulah gembala yang baik, sabda Tuhan, Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.

 

 

Bacaan Injil (Yoh 10:11-18)

Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.

 

Inilah Injil Suci menurut Yohanes:

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang Farisi, "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan orang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari,  sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan, dan tidak memperhatikan domba-domba itu.

 

Akulah gembala yang baik. Aku mengenal domba-domba-Ku, dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.

 

Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga; mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

 

Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya daripada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."

Demikianlah sabda Tuhan.

 

Renungan

Yesus menyebut Diri-Nya sebagai gembala yang baik. Kriteria baik yang disampaikan oleh Yesus terletak pada komitmen untuk memelihara dan melindungi domba-domba-Nya. Bahkan, gembala sampai harus mengorbankan diri demi keselamatan dan kesejahteraan domba-dombanya. Gembala yang baik menjalankan tugasnya itu dengan sepenuh hati. Hidupnya sepenuhnya dipersembahkan bagi domba-dombanya. Perumpamaan Yesus ini menjelaskan perihal bagaimana Ia rela mengorbankan Diri-Nya di atas kayu salib demi keselamatan umat manusia. Bagi Yesus, manusia berharga dan bernilai di mata-Nya. 

 

Keselamatan yang ditawarkan Yesus sebagai Gembala Baik tidak hanya untuk orang Yahudi saja. Keselamatan itu berlaku untuk semua manusia dari segala kalangan, suku, kaum, dan bangsa. Ia mengatakan, “Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini….mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.” Hal itu juga ditunjukkan oleh Petrus yang mewartakan Yesus kepada bangsa lain. Artinya, keselamatan itu juga diperuntukkan untuk kita sekalian. Kita diundang untuk menjadi bagian dari kawanan domba yang digembalakan Kristus. Semoga kita membuka diri untuk membiarkan diri digembalakan Kristus. Pace e bene!

LINK TERKAIT