RAJUT KEBERSAMAAN DI WILAYAH KANA

Kunjungan pastoral di Wilayah Kana pada Rabu (08/07/2026), berlangsung dalam suasana kekeluargaan. genda tatap muka yang dikemas dalam bentuk kunjungan, sosialisasi, dan evaluasi program ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus paroki, yakni Pastor Kepala Paroki, Pastor Vikaris, Diakon, Para pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) Santo Fransiskus Assisi Karot.

RUTENG, PAROKI KAROT — Suasana hangat dan penuh persaudaraan menyelimuti kediaman Ketua Wilayah Kana pada Rabu sore, 8 Juli 2026. Sejak pukul 17.00 WITA, umat telah berkumpul dengan antusias untuk menyambut kunjungan pastoral dari para gembala Paroki. Agenda tatap muka yang dikemas dalam bentuk kunjungan, sosialisasi, dan evaluasi program ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus paroki, yakni Pastor Kepala Paroki, Pastor Vikaris, Diakon, Para pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki (DKP) Santo Fransiskus Assisi Karot. Pertemuan ini menjadi momentum berharga untuk meruntuhkan sekat, mempererat tali kekeluargaan, sekaligus menyelaraskan derap langkah pelayanan pastoral antara pusat paroki dan umat di akar rumput.

Seluruh rangkaian kegiatan syukur ini diawali dengan Perayaan Ekaristi bersama yang berlangsung begitu khidmat. Dalam khotbahnya, Pastor Kepala Paroki memberi satu catatan refleksi penting mengenai esensi sebuah pelayanan di dalam Gereja yakni sikap percaya. Beliau menggarisbawahi bahwa sikap saling percaya—baik di antara pengurus wilayah, pengurus KBG, maupun umat keseluruhan—adalah bahan bakar utama demi mewujudkan gerak pastoral yang sinodal. Umat Wilayah Kana diajak untuk menengok kembali cara hidup jemaat perdana yang selalu sehati dan sejiwa, sehingga pelayanan paroki dapat tumbuh subur dan berakar kuat dalam semangat persaudaraan.




Setelah perayaan ekaristi, acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi program kerja paroki. Pihak paroki memaparkan empat cetak biru agenda besar yang membutuhkan topangan doa dan kerja sama dari seluruh umat Wilayah Kana. Program-program strategis tersebut meliputi kelanjutan proyek fisik pembangunan menara lonceng gereja paroki, persiapan pesta syukuran atas tahbisan dua imam baru di bulan Agustus mendatang, keterlibatan aktif dalam pergelaran akbar Festival Golo Curu 2026, hingga persiapan Tahun Yubileum Fransiskus pada 4 Oktober 2026. Lewat sosialisasi ini, paroki ingin memastikan bahwa umat di tingkat wilayah memahami arah kebijakan dan merasa memiliki setiap program yang direncanakan.

Dinamika pertemuan semakin hidup saat memasuki sesi ketiga, yaitu evaluasi program yang telah dan sedang berjalan di Wilayah Kana. Ketua Wilayah bersama para Ketua KBG membuka ruang transparansi dengan memaparkan laporan perkembangan kegiatan, tantangan riil yang mereka jumpai di lapangan, hingga evaluasi menyeluruh. Paparan data ini memantik dialog interaktif dua arah. Umat Wilayah Kana memanfaatkan kesempatan ini dengan sangat baik untuk mengutarakan aspirasi, kendala di basis, serta usulan-usulan  yang langsung ditanggapi secara terbuka oleh Pastor Paroki, Pastor Vikaris, bersama pengurus DPP dan DKP.

Menariknya, meski banyak hal serius yang dibahas, seluruh jalannya pertemuan dari awal hingga akhir mengalir dalam atmosfer yang sangat santai dan penuh keterbukaan, membuat komunikasi terasa begitu cair. Rangkaian kegiatan pastoral yang padat ini akhirnya ditutup dengan acara santap malam bersama di rumah Ketua Wilayah Kana. Melalui momen kunjungan dan evaluasi ini, umat Wilayah Kana tidak hanya berhasil mengukur sejauh mana program gereja telah menyentuh hidup mereka, tetapi juga pulang dengan nyala api pelayanan yang baru untuk terus berjalan bersama demi kemajuan Paroki Santo Fransiskus Assisi Karot.

 

 

Kontributor: Diakon Alfred OFM

LINK TERKAIT