Kemuliaan Pengikut Kristus

Selasa, 19 Mei 2026, Pekan VII Paskah, Warna Liturgi: Putih, Bacaan I: Kis 20:17-27; Mazmur Tanggapan: Mzm 68:10-11.20-21; Bait Pengantar Injil: Yoh 14:16; Bacaan Injil: Yoh 17:1-11a.

Bacaan I (Kis 20:17-27)

Aku dapat mencapai garis akhir, dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus.

 

Bacaan dari Kisah Para Rasul:

Dalam perjalanannya ke Yerusalem Paulus menyuruh seorang dari Miletus ke Efesus dengan pesan supaya para penatua jemaat datang ke Miletus. Sesudah mereka datang, berkatalah ia kepada mereka, "Kamu tahu, bagaimana aku hidup di antara kamu sejak hari pertama aku tiba di Asia ini: dengan segala rendah hati aku melayani Tuhan. Dalam pelayanan itu aku banyak mencucurkan air mata dan banyak mengalami pencobaan dari pihak orang Yahudi yang mau membunuh aku. Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumahmu. Aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

 

Tetapi sekarang sebagai tawanan Roh aku pergi ke Yerusalem, dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi atas diriku di situ selain apa yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku. Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

 

Sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi, kamu sekalian yang telah kukunjungi untuk memberitakan Kerajaan Allah. Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih; tidak bersalah terhadap siapa pun yang akan binasa. Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu."

Demikianlah sabda Tuhan.

 

 

Mazmur Tanggapan (Mzm 68:10-11.20-21)

Refren: Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah!

 

*Hujan yang melimpah Engkau siramkan, ya Allah; Tanah milik-Mu yang gersang Kaupulihkan, sehingga kawanan hewan-Mu menetap di sana; dalam kebaikan-Mu Engkau memenuhi kebutuhan orang yang tertindas.

*Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung beban kita; Allah adalah keselamatan kita. Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan, Allah, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.

 

 

Bait Pengantar Injil (Yoh 14:16)

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.

 

 

Bacaan Injil (Yoh 17:1-11a)

Bapa, permuliakanlah Anak-Mu.

 

Inilah Injil Suci menurut Yohanes:

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa, "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Anak-Mu akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

 

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk kulakukan. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

 

Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku, dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka, dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

 

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu, dan segala milik-Mu adalah milik-Ku dan milik-Ku adalah milik-Mu, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Aku tidak lagi ada di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu."

Demikianlah sabda Tuhan

 

 

Renungan

Yesus menjelaskan kemuliaan orang beriman. Sebagaimana kemuliaan Yesus terletak pada kesetiaan-Nya terhadap misi yang diberikan Bapa, kemuliaan orang beriman terletak pada kesetiaan untuk mengikuti Dia dan menjalankan misi yang dipercayakan kepadanya. Misi itu adalah menjadi saksi dan pewarta Injil Kristus. Hal itu ditunjukkan oleh Rasul Paulus. Ia dengan setia mewartakan Injil meskipun banyak kesulitan yang menghadang pewartaan itu. Rasul Paulus rela mengorbankan segala hal dalam hidupnya asalkan Ia sama seperti Yesus, mewartakan Injil hingga akhir hidupnya.

 

Kesetiaan itu mahal. Semahal mengorbankan seluruh perjalanan hidup di dunia ini hanya demi Yesus. Justru di situlah letak kemuliaan pengikut Kristus. Hati yang teguh dalam dalam mengimani Kristus dan menjalani misi yang diberikan-Nya akan berbuah kemuliaan. Doa Yesus dalam malam perjamuan terakhir menyertai mereka yang mengikuti Dia dan mendedikasikan diri kepada-Nya. Seberapa besar kesetiaanmu pada Kristus? Pace e bene!

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT